Biohazard box

Biohazard box merupakan kotak sampah untuk membuang sampah medis tajam. Sampah medis yang tajam dan runcing seperti jarum suntik, ampul beling, dan mata pisau bedah harus dimasukkan dalam biohazard box ini, sehingga keamanan dan pencegahan infeksi di ruangan dapat meningkat. Di Indonesia, kotak ini dapat diperoleh gratis dari dinas kesehatan setempat. Jika kotak telah penuh, maka harus segera dibuang kotak beserta isinya ke incinerator sehingga limbahnya tidak membahayakan lingkungan.

Triway stopcock

Penggunaan triway stopcock sangat penting pada tindakan operasi. Alat tersebut dipasang pada tranfusi set, sehingga jika pasien memerlukan cairan infus dengan cepat, maka cairan dapat dipompa melalui outlet triway stopcock ini. Selain penggunaan untuk memompa cairan, triway stopcock juga berguna untuk membuat percabangan infus set berikutnya. Infus set kedua ini dapat digunakan untuk memberikan cairan yg berisi obat-obatan yang penggunaannya melalui drip infus, seperti pemberian analgetika. 


Begini caranya mencegah STROKE

Stroke adalah gangguan aliran darah (di otak) karena pecahnya pembuluh darah atau ada sumbatan. Faktor resiko terjadinya stroke adalah penyakit darah tinggi, penyakit metabolik seperti diabetes, dislipidemia atau ganguan metabolisme lemak dan kolesterol.
Mencegah terjadinya stroke adalah hal yang sangat penting sebelum stroke menyerang. Tips berikut ini dapat diterakan untuk mencegah stroke:
1. Selalu menerapkan gaya hidup sehat yang berupa banyak makan sayur buah mentah, kurangi konsumsi lemak, gula, olah raga cukup, hindari stress.
2. Selalu berdoa dan ikhlas dalam menjalani kehidupan

Gejala stroke biasanya dapat dikenali dengan munculnya kesemutan bahkan lumpuh mendadak pada salah satu sisi tubuh, bicara pelo atau cedal, dan kadang kadang dapat diawali dengan vertigo atau perasaan muter. 
Jika menemukan gejala di atas, jangan ragu untuk membawa ke rumah sakit terdekat agar segera mendapatkan penanganan. 
Mengembangkan hobby adalah salah satu gaya hidup untuk menghilangkan stress

Recovery Room in PKU Muhammadiyah Jogjakarta Hospital

Ruang pemulihan atau recovery room diperlukan sebagai tempat transit pasien pasca operasi sebelum dipindahkan ke ruangan/bangsal. Pasien pasca operasi memerlukan pemantauan efek anestesi dan pembedahan. pasien dipantau tanda vital termasuk tekanan darah, nadi, dan pernapasannya. Pasien juga dipantau skor Aldrete yaitu: aktivitas, kesadaran, warna kulit, pernapasan, sirkulasi darah, saturasi oksigen, nyeri dan muntah pasca operasi. Setiap butir skor berskala 0-2. Minimal skor yang diperbolehkan untuk memindahkan pasien ke ruangan adalah 12 tanpa ada angka skor 1 di tiap skala penilaian.

Here's how to stay young and healthy

Mengapa kita menjadi tua? Bisakah kita awet muda? Pertanyaan yang selalu muncul di benak banyak orang. Tubuh kita tersusun dari milyaran sel hidup yang terus menerus menua, mati dan berganti sel muda yang disebut regenerasi dalsm kondisi yang seimbang. Jika keseimbangan terganggu, atau banyak sel yang mati daripada sel yang tumbuh baru, maka terjadilah proses penuaan. Keseimbangan ini dapat terganggu karena keseimbangan oksidasi dan antioksidasi.
       Oksidasi terjadi akibat munculnya senyawa oksidan atau oksigen reaktif yang disebut reactif oxygen species (ROS). ROS dibentuk oleh reduksi O2 menjadi superoksida radikal (O2), hidrogen peroksida (H2O2) yang tidak radikal, dan radikal hidroksil (OH •). ROS dapat dihasilkan dari reaksi nonenzymatis, atau enzimatis. Superoksida dapat dihasilkan nonenzymatically dari coq, atau dari enzim yang mengandung logam. Oksidasi ini dapat disebabkan oleh perubahan gaya hidup banyak makan lemak, kurang serat, kurang olahraga, polusi udara akibat asap rokok, asap kendaraan, radiasi dan lain lain. Untunglah tubuh memiliki antioksidan endogen yang diproduksi dalam tubuh, dan eksogen yang dipasok dari makanan yang kita makan, yang menangkal kerusakan akibat oksidasi.
          Sel sebagai penyusun jaringan tubuh, melindungi diri terhadap kerusakan oleh ROS dan radikal lainnya melalui proses perbaikan, kompartementalisasi produksi radikal bebas, pertahanan enzim, dan antioksidan endogen dan eksogen. Enzim pertahanan superoxide dismutase (SOD) menghapus radikal bebas superoksida. Katalase dan glutation peroksidase menghilangkan hidrogen peroksida dan lipidperoksida. Vitamin E, vitamin C, dan tanaman flavonoid berperan sebagai antioksidan. Stres oksidatif terjadi ketika tingkat generasi ROS melebihi kapasitas sel untuk menghilangkan mereka.
        Pada keadaan tertentu, misalnya masukan nutrisi yang kurang, atau penggunaan antioksidan yang tinggi seperti pada kondisi sedang sakit, banyak polusi dan pola hidup tidak sehat, maka antioksidan dapat menurun jumlahnya sehingga tidak mencukupi keseimbangan oksidan dan antioksidan. Pada keadaan demikian, maka sel-sel menjadi mudah rusak atau mati, sehingga terjadi penuaan dini.

      Agar antioksidan dapat mencukupi jumlahnya, sehingga kita awet muda, maka kita dapat menambah jumlah anti oksidan atau mengubah gaya hidup yang lebih sehat. Makanlah banyak sumber asam amino untuk membuat antioksidan endogen, vitamin C dan E yang banyak terdapat dalam sayur dan buah, kacang-kacangan. Sebisa mungkin konsumsi dalam bentuk yang masih mentah, karena enzim antioksidan cepat rusak karena suhu tinggi. Kurangi asupan lemak, makan banyak serat, dan olahraga minimal 30 menit tiap hari. Dapat pula konsumsi enzim glutation, dan teh hijau sebagai senyawa flavonoid yang sekarang banyak diproduksi dalam bentuk minuman, misalnya Glucola, Glutera, dan Biogreen. Ayoo..awet muda


Sayuran dan buah-buahan segar kaya antioksidan

Bupivacain, agen anestesi regional

Heboh berita salah pelabelan antara buvanest yang berisi bupivacain dengan asam tranexamid, membikin masyarakat ingin mengetahui lebih jauh tentang buvanest atau bupivacain. Akibat salah pemberian tersebut menyebabkan kematian 2 pasien di salah satu rumah sakit terkenal di Jakarta. Gejala yang terjadi diawali dengan nyeri di tempat suntikan yang diikuti kejang-kejang sampai henti jantung dan napas yang tidak dapat ditangani. 

Bupivacain atau terkenal dengan nama dagang buvanest merupakan agen anestesi lokal yang berdurasi lama, sekitar 2 jam. Agen atau obat ini dipakai dengan cara menyuntikkan ke ruang sub arachnoid di daerah tulang belakang atau vertebra lumbal sesuai blok anestesi yang diharapkan. Penggunakan teknik anestesi regional dengan bupivacain atau buvanest ini dilakukan untuk operasi daerah pusat ke bawah seperti pada operasi tumor kandungan, sectio secaria, tumor bidang urologi seperti prostat, kandung kemih, operasi ortopedi anggita bawah, dan hemoroid atau wasir.

Efek samping yang sering timbul berupa hipotensi atau tekanan darah menurun, mual, dan muntah. dapat juga terjadi henti napas dan jantung. Pernah juga dilaporkan kejang mioklonik involunter pada tangan dan kaki serta badan bagian bawah pasien. Kejang involunter ini dapat sembuh dengan sendirinya dan pasien tetap sadar.


Beginilah cara memasukkan obat bupivacain atau buvanest



Benarkah puasa perlu makan sahur?

         Sebelum melakukan puasa atau menahan makan dan minum dalam waktu tertentu, maka Rasul Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk makan sahur, yaitu makan dan minum sebelum fajar, walaupun hanya dengan seteguk air. Sebenarnya, perlukah makan sahur buat orang yang akan berpuasa?

Sahur dengan siomay cukup sebagai bekal puasa

Hari ini semua umat Islam di belahan dunia manapun sedang menjalankan ibadah wajib berpuasa. Ibadah puasa di bulan Ramadan ini dijalankan dengan menahan segala hawa nafsu termasuk menahan makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
            Pada dasarnya, tubuh makhluk hidup termasuk manusia memerlukan makan dan minum untuk mencukupi kebutuhan energi. Energi yang didapatkan dari minuman dan makanan akan digunakan untuk aktivitas fisik, misalnya bekerja, olah raga dan bahkan untuk tidur pun memerlukan energi. Jika kita berpuasa, maka bagaimana tubuh memenuhi kebutuhan energi?
            Sumber energi bagi tubuh kita adalah karbohidrat, lemak, dan protein. Semua sumber energi yang kita makan, akan diubah menjadi glukosa yang selanjutnya dimetabolisme menjadi sumber energi berujud ATP (adenosin tri phosphat), dengan hasil akhir berupa uap air dan karbon dioksida. Hasil samping metabolisme ini dapat kita buktikan pada saat kita meniup napas ke cermin, maka akan muncul embun, sedangkan karbon dioksida dapat dibuktikan dengan tiupan nyala api yang akan padam. Jika energi yang dibutuhkan tubuh telah melebihi kebutuhan, maka sumber energi glukosa akan diubah menjadi glikogen dalam hati, dan lemak yang akan disimpan di sel-sel lemak di bawah kulit. Sehingga dapat dipahami, jika semakin banyak masukan makanan dan semakin sedikit aktivitas fisik, maka energi akan berlebihan dan akan diubah menjadi lemak yang disimpan dalam sel lemak. Simpanan lemak inilah yang akan menentukan gemuk tidaknya badan kita.
            Pada saat tubuh berpuasa atau tidak ada masukan sumber energi, maka cadangan glikogen dan lemak akan dibongkar. Glikogen yang jumlahnya terbatas di hati akan dijadikan glukosa melalui proses yang dinamakan glikogenolisis. Jika glikogen masih kurang, maka tubuh akan mulai menggunakan cadangan lemak yang dikenal dengan proses beta oksidasi, dan pembongkaran protein dalam otot atau deaminasi untuk diambil asam amino. Proses glikogenolisis, beta oksidasi, dan deaminasi ini berlangsung dalam waktu yang terbatas tergantung cadangan di dalam tubuh.   Makin lama tubuh tidak mendapatkan sumber energi dari luar (makanan), maka makin banyak lemak dan protein yang dibongkar dan menghasilkan senyawa berupa benda keton dan amoniak yang bersifat racun bagi saraf.
            Apabila kita berpuasa dan tidak makan sahur, maka dapat dibayangkan tubuh kita sebenarnya sudah berpuasa sejak terakhir kita makan. Andaikata terakhir kita makan malam jam 22.00 dan berlanjut berpuasa tanpa sahur sampai berbuka kembali, katakanlah jam 18.00, maka kira-kira tubuh telah berpuasa selama 20 jam. Dalam waktu tertentu, tubuh masih dapat beradaptasi dengan kondisi kekurangan masukan energi, tetapi jika berlanjut setiap hari bahkan sampai berhari-hari tanpa sahur dan buka, mungkin dapat menyebabkan kelemahan tubuh, badan makin kurus, dan bahkan kematian karena tidak ada energi untuk metabolisme sel, bahkan keracunan senyawa beracun dari benda keton dan amoniak.

            Agar tubuh tetap fit dan sehat selama berpuasa, maka usahakan tetap makan sahur, dan menyegerakan berbuka, sehingga energi tubuh cepat tergantikan dari glukosa, sehingga proses pembongkaran lemak dan protein tidak berlanjut. Untuk sahur dianjurkan makan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, yang dicerna secara lambat sehingga ketersediaan glukosa dapat berlangsung secara berkelanjutan, seperti biji-bijian utuh (beras merah, oat, gandum), yogurt, sayuran, buah-buahan, dan  polong-polongan seperti kacang merah dan kacang kedelai. Untuk berbuka, maka dianjurkan makanan yang banyak karbohidrat sederhana seperti makanan bergula dan manis, sehingga glukosa cepat terserap. Selamat berpuasa!

General anesthesia


Recent media and social networking have discuss the alleged medical malpractice incident. The last case is the case of the death bustling performed cesarean section patients in Manado Indonesia. Cesarean section is the usual case by gynecologists, performed using general anesthesia or regional anesthesia or a combination of both, which is performed by the anesthetist. Actually, if the anesthesiologist 's role in an operation ? Perhaps the article below can explain or add insight in understanding anesthesia .

Anesthetic techniques can be divided into two major categories, namely general anesthesia and regional anesthesia or anesthetic half body. General anesthesia removes the awareness and pain so that a patient does not feel the surgery. Regional anesthesia only make a certain body area becomes numb, and the patient remains conscious, for example in the abdominal area down operations. In certain circumstances, sometimes it takes a combination of general and regional anesthesia. In general anesthesia, muscle relaxants can be given, so patients need to receive artificial respiration of the anesthesiologist. An anesthesiologist is usually assisted by a nurse anesthetist assigned to assist the process of anesthesia until the operation is completed.

There are several techniques of general anesthesia whose election depends on the type of surgery , patient age, and condition of the patient. The general anesthetic technique election will be decided by the anesthetist and will be communicated to the patient. Techniques include anesthesia with general anesthesia drugs given through a vein or total intravenous anesthesia (TIVA), and anesthesia using anesthetic gases that make the patient sleep. Techniques that use gas anesthesia administered through a face mask manner (face mask ), the laryngeal mask airway ( LMA ), and intubation with an endotracheal tube or pipe laryng ( ET ) is put up into the airways ( laryng ) .

Total intravenous anesthesia
Anesthetic technique is done by giving anesthetic drugs through the veins or intravenous . The drug is injected to make the patient fall asleep and do not feel pain during the surgery. The drug can be administered continuously using a pump syrinx, or discontinuous ( intermittent ). How this is done in a surgical anesthetic that is relatively short, and do not need perfect relaxation of the muscles of the body, such as the content of curettage surgery, incision lipoma or fatty lumps, mounting casts, and others. Currently Tiva anesthesia can replace with gas anesthesia .

Anesthesia with gas
Anesthetic technique is done by giving anesthetic drugs through continuous gas inhaled anesthetic patients. As a result of inhalation of this gas , making the patient is unconscious and can do surgery. This technique is performed on patients who need to sleep in such a mounting plate operation on a broken collarbone, and pediatric patients. Gas anesthesia can be administered through a facemask and LMA. Surgery in patients with head and neck area, it can be given anesthesia using endotracheal pipe fitting ( ET ), which require muscle relaxants, such as tonsillectomy, cutting the intestine, and the operating area of the chest cavity.

Selection of general anesthesia techniques whether using gas or Tiva, depends on the condition of the patient, and the availability of equipment. One of the disadvantages of using gas is air pollution, due to anesthetic gases can spread throughout the operating room, it can lead to all personnel in the operating room and participate inhaling anesthetic gas exposure and its long- term side effects that may be caused, such as liver damage. In some modern anesthesia machines, anesthesia gas machines will be sucked out of the engine and discharged into the atmosphere outside the operating room. In the end, no method is 100 percent safe anesthesia. All there is a risk that actions can occur, ranging from allergic itching, until respiratory arrest and cardiac arrest requiring resuscitation or rescue action. Always communicate with the anesthetist who will perform anesthesia, so that all can understand the benefits and risks that may arise.


Anesthesia Machine with vital sign monitor